Tenaga Honorer mempunyai potensi yang luar biasa. Sungguh tidak bijak jika TenagaHonorer mereka sebut akan makin menyulitkan proses belajar mengajar jika diangkat menjadi PNS.
Kita tentu dapat membandingkan dengan politikus atau calon anggota legislatif yang mendaftar untuk Pemilu. Banyak di antara mereka (sependek yang saya ketahui) tidak mempunyai visi hidup yang jelas. Mereka mendaftar hanya didasari semangat untuk mendapatkan pekerjaan dan mendapat gaji layak. Kemampuan atau kualitas mereka sama sekali belum teruji. Bahkan mereka yang kini mendatarkan kembali menjadi anggota dewan dan berkilah untuk dan atas nama kepentingan rakyat dan pembangunan bangsa ini, dengan dalih ingin melanjutkan program kerja yang belum usai, tidak lebih baik dari sebelumnya.
Lebih lanjut, apakah pemerintah hanya akan mencari tenaga beretos kerja tinggi melalui sistem seleksi CPNS yang sarat dengan kecurangan. Apakah sistem seleksi semacam ini yang diinginkan oleh mereka yang memandang guru honorer dengan sebelah mata, mencari orang-orang yang belum jelas latar belakang dan belum teruji kredibilitasnya?
Maka, yang kita butuhkan sekarang adalah bagaimana membangun sistem kebijakan di negeri ini. Sistem kebijakan yang memihak. Sistem kebijakan yang tidak hanya berorientasi uang system kebijakan yang tidak mementingkan kepentingan politis dan kepentingan pribadi atau golongan. Sistem kebijakan yang akan mementingkan dan meningkatkan kualitas para tenaga honorer.
Sistem kebijakan ini dapat dimulai dengan mengangkat tenaga honorer yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Atau mengangkat mereka yang telah memenuhi standar kualifikasi tanpa harus mengerdilkan fungsi dan peran Tenaga honorer lainnya.
Tenaga honorer juga manusia biasa yang butuh kelayakan sandang, pangan dan papan. Tenaga honorer bukanlah seseorang yang beretos kerja rendah. Mereka bukan pegawai biasa. Mereka bagaikan malaikat yang selalu patuh dan taat atas perintah Tuhan. Semoga apa yang mereka berikan pada bangsa ini bermanfaat bagi generasi muda, biarlah semua yang kami kerjakan Tuhan Yang Maha Esa yang membalasnya, Amin.............?
semangat dan pantang menyerah, sesoga sukses
BalasHapus